Welcome To My Blog

WELCOME TO MY BLOG

Sabtu, 18 Desember 2010

Masa Kecil

Ketika kita sudah dewasa, terkadang kita melupakan sesuatu hal yang paling berharga yaitu masa kecil kita. Padahal sepahit apapun pengalaman masa kecil kita sangatlah berharga karena mungkin saja pengalaman itu hanya kita saja yang mengalaminya.

Begitu juga denganku, masa kecilku sebenarnya bila diingat sungguh menyedihkan. Terkadang bila ku ingat masa kecil ku, ingan aku menangis. Masa kecil yang aku lewati tidaklah menyenagkan tapi dengan dukungan dan semangat dari keluarga dan teman - teman kecilku, insyaallah aku dapat melewati masa itu dengan kegembiraan yang dapat menutupi kesedihanku pada saat itu.



Itulah sekilas tentang masa kecilku. Lalu bagaimana dengan masa kecil kalian ? Tentunya kalian tidak melupakannyakan. Ingatlah selalu masa kecil kalian karena itu bisa menjadi pelajaran buat kalian, so nantinya kalian tidak akan terjerumus ke lubang yang sama jika masa kacil kalian buruk.

Ok guys ... jangan lupakan masa kecil kalian ya... Kenang dan ingatlah selalu walaupun itu pahit untuk kita kenang.

Pariwisata Ke Museum AL dan Planetorium

Pada tanggal 22 Maret 2010, saya bersama teman - teman pergi outbond ke Surabaya. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Museum AL dan Planetorium.

Pertama - tama kita ke Museum AL yang dipandu oleh seorang guard disana, di Museum kita dapat melihat miniatur benda - benda bersejarah yang digunakan Angkatan Laut pada zaman dahulu, yaitu diantaranya :

1. Torpedo, yaitu alat yang berperang digunakan tentara jepang saat perang dunia kedua
2. Seragam Dinas perkantoran, upacara - upacara, dll
3. Pakaian Selam buatan Inggris
4. Pakaian - pakaian zaman dahulu yang apabila digunakan dapat memberikan kekuatan bagi yang memakainya. Pakaian tersebut berupa : kaos, marompi
5. Radio Revolusi
6. Bendera Merah Putih dan Samurai, samurai merupakan senjata yang digunakan pada zaman dahulu untuk merampas
7. Bendera Merah Putih yang berasal dari Kalimantan Selatan, yang dipercaya memberikan kekuatan
8. Pakaian BKR Laut
9. Bambu Runcing, yaitu alat yang digunakan BKR laut di Surabaya saat berperang
10. Alat Sekm, yaitu alat yang digunakan untuk mengangangkat jenazah pahlawan revolusi di lubang buaya
11. Kapal Selam berasal dari Sulawesi Selatan
12. Kapal Sorong / Tanker
13. Sonar, yaitu alat yang digunakan untuk melihat sasaran yang ada di laut
14. Lonceng Kapal Perang, bila dibunyikan berfungsi sebagai tanda syarat bahwa ada kebakaran
15. Telpon Zaman Dahulu, berfungsi sebagai alat komunikasi. Dan masih banyak lagi miniatur benda - benda bersejarah lainnya.


Kemudian setelah kami selesai melihat miniatur benda - benda bersejarah AL kami kemudian pergi Planetorium. Planetorium adalah tempat dimana kita dapat mengamati peredaran benda - benda angkasa, letaknya, maupun ciri-cirinya.

Planetorium diresmikan penggunaannya pada tanggal 19 September. Planetorium di Indonesia sendiri terletak hanya ada pada 3 tempat, yaitu:
1. Jakarta (di Jl. Ismail Marzuki)
2. Surabaya
3. Kalimantan Timur (Tenggarong) => Planetorium terbaru

Planetorium itu sendiri merupakan bangunan yang berbentuk kubah dan ditengahnya dilengkapi sebuah alat yaitu proyektor. Proyektor merupakan alat buatan jerman pada tahun 1969.

Di Plenetorium ketika lampu telah dipadamkan kami seperti berada di alam bebas, kami seperti melihat bintang - bintang dan rasi bintang diangkasa seakan - akan di alam bebas. Bahkan kami seperti merasakan udara malam, dan pergantian waktu di malam hari didalam Planetorium. Saya dan teman - teman sangat senang ketika outbond ke Surabaya saat itu, terutama saat di Planetorium, ingin rasanya saya kesana lagi.

Contoh - contoh benda yang ada di museum.






Rumah yang Sehat

Banyak orang yang senang akan kebersihan dan kesehatan. Dua hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita didunia ini. Kebersihan dan kesehatan saling berhubungan erat, dimana rumah yang sehat pasti rumah tersebut bersih dan indah. Bahkan menjaga kebersihan sebagian dari pada ibadah.

Dengan menjaga kebersihan hidup kita akan sehat sehingga kita terhindar dari berbagai macam penyakit, misalnya : polio, tipes, dll.

Rumah yang sehat dapat tercipta apabila ada kepedulian sang pemilik rumah untuk membersihkan rumahnya. Hal tersebut bisa dilakukan dengan membersihkan rumah setiap hari bahkan mungkin mengadakan kerja bakti bersama antar anggota setiap satu bulan sekali atau saat hari libur.

Rumah yang sehat bukan hanya bersih dari sampah tapi rumah tersebut juga sejuk tidak panas jika kita berada didalamnya sehingga oleh sebab itu kita perlu menanami halaman rumah kita yang kosong dengan pepohonan, atau rerumputan.

Rumah yang ditanami dengan rerumputan selain rumah tersebut tampak indah, dan hijau, rumah tersebut juga sejuk karena dari rerumputan / pepohonan tersebut kita bisa mendapatkan oksigen dan karbondioksida yang ada disekitar rumah diserap oleh rerumputan / pepohonan yang melakukan proses fotosintesis.

Tahukah kalian dengan semboyan yang berbunyi “Rumahku Surgaku”. Dari semboyan itu dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan rumah yang sehat menjadikan pemilik rumah senang ada didalam rumahnya bahkan mereka enggan untuk bepergian karna mereka mereka lebih senang berada dirumah. Sebaliknya rumah yang tidak sehat menjadikan pemilik rumahnya enggan berada dalam rumah sehingga mereka s’lalu bepergian kemana - mana.

So... mulai sekarang kita harus jaga kebersihan baik diri kita sendiri ataupun lingkungan ‘n jangan lupa ciptakanlah rumah yang sehat dan bersih supaya kalian terhindar dari penyakit dan kalian senang ada di rumah.

“Jagalah Kebersihan dan Ciptakanlah Kesehatan”

SAHABAT

Sahabat itu sebenernya sapa sich ???


Setiap orang mengatakan bahwa mereka memiliki seseorang yang sangat dipercayai dan disayangi. Siapakah seseorang yang mereka maksud tersebut ?


Yang pasti mereka s’lalu bilang itulah sahabatku.


Apakah yang dikatakan sahabat jika hanya seumuran saja ?


Kalau menurut pemikiranku sich sahabat bukan hanya seseorang yang seumuran kita saja tetapi sahabat bisa jadi orang yang lebih tua dari kita / kakak kelas , anak yang lebih muda dari kita / adik kelas, bahkan mungkin saja guru atau keluarga kita.


Tapi apakah sahabat s’lalu bisa kita percaya ? Trus dari mana kita bisa tahu kalo dia adalah sahabat kita ?


Hmm... pastinya yang tahu bahwa dia adalah sahabat kita, ya kita sendiri karna yang tahu tentang diakan kita bukan orla alias orang lain.
Lalu klo begitu siapakah sahabat itu ??


Sahabat bagiku adalah orang yang ada disampingku dikala aku sedang suka maupun duka, dan jika aku ada disisinya aku merasa nyaman & senang, bahkan dia juga menyayangiku dan s’lalu berusaha menjagaku.


Klo boleh jujur sich aku lebih senang bersahabat karna dengan sebuah persahabatan aku bisa lebih berinteraksi dengan baik dengan sahabatku bahkan aku sangat mempercayai sahabat - sahabatku sebab aku menganggap sahabat seperti saudaraku sendiri.


Untuk sahabat - sahabatku aku sangat menyayangi kalian semua, dan aku akan berusaha tidak melupakan hari - hari saat bersama dengan kalian. Semoga kalian juga tidak melupakan hal itu.


Sahabat .....


Sahabatku .....


Kalian adalah Sahabat ..................Sejatiku

Raden Segara

Pulau Madura saat itu yang tampak di permukaan ialah gunung Gegger di daerah Bangkalan dan gunung Pajuddan di daerah Sumenep.

Kisah ini berawal dari sebuah cerita dimana di Pulau Jawa terdapat sebuah kerajaan yang bernama Medang Kemulan. Rajanya bernama Shanghyang Tunggal, sang raja tersebut mempunyai seorang putri bernama Bendoro Gung.

Suatu hari ketika sang putri sedang tidur dia bermimpi bulan yang tiba - tiba masuk kedalam tubuhnya. Sampai pada akhirnya Bendoro Gung diketahui hamil oleh ayahandanya. Bendoro Gung ditanya berkali - kali oleh ayahandanya siapakah orang yang telah menghamilinya. Namun Bendoro Gung tidak mengetahui siapa orang yang telah menghamilinya karena memang dirinya tidak pernah berhubungan dengan lelaki. Ayahandanya marah sehingga menyuruh patihnya yang bernama Pranggulang untuk membunuh putrinya karena telah dianggap mempermalukan nama baik kerajaan.

Bendoro Gung dibawa oleh sang Patih ke hutan, lalu sang Patih menghunus pedangnya ke leher sang putri. Tetapi setiap kali pedang akan menyentuh leher sang putri, seketika itu pula pedang sang patih jatuh. Ketika kejadian ini terjadi hingga tiga kali, sang patih punya keyakinan bahwa sang putri memang tidak bersalah.

Akhirnya sang putri dihanyutkan ke laut oleh sang patih. Sementara sang
patih bertekad untuk tidak kembali ke kerajaan , kemudian sang patih menyamar dan mengubah namanya menjadi Kiai Poleng. Sebelum sang putri dihanyutkan ke laut Kiai Poleng berpesan kalau sang putri memerlukan bantuannya maka sang putri harus menginjak kaki tiga kali niscaya Kiai Poleng akan datang kepada sang putri. Setelah menyampaikan pesannya tersebut kepada sang putri, kemudian sang putri dihanyutkan kelaut, yang pada akhirnya sang putri terdampar di Gunung Gegger.

Hari bertambah hari, bulan bertambah bulan, hingga genaplah usia kehamilan sang putri 9 bulan. Saat melahirkan telah tiba, sang putri menginjakkan kakinya 3 kali sesuai pesan Kiai Pokeng, maka datanglah Kiai Poleng untuk membantu proses kelahiran sang putri. Dengan bantuan Kiai Poleng, sang putri melahirkan seorang bayi laki - laki yang diberi nama Raden Sagara. Setelah kelahiran Raden Sagara tersebut , puncak Gunung Gegger selalu memancarkan sinar cahaya sehingga perahu yang berlayar disekitar gunung tersebut berhenti berlabuh dan menetap disana. Sehingga lama - kelamaan penduduk disana bertambah ramai.

Ketika Raden Sagara berumur 3 tahun, ia sering bermain dipantai. Suatu saat ketika ia sedang bermain dipantai, datanglah 2 ekor ular naga yang sangat besar, dengan ketakutan ia berlari dan segera menceritakan hal tersebut kepada ibunya. Kemudian sang ibu segera memanggil Kiai Poleng , dan diceritakannya apa yang telah diceritakan oleh putranya (Raden Sagara) kepada Kiai Poleng. Ternyata benar ketika Raden Sagara dan Kiai Poleng datang ketepi laut, tampaklah 2 ekor ular naga yang dimaksud Raden Sagara. Kiai Poleng berpesan kepada Raden Supaya tidak takut dan memang ular tersebut lalu membantingnya ketanah.

Akhirnya kedua ular itu dibanting oleh Raden Sagara kemudian ular tersebut berubah wujud menjadi 2 buah tombak. Lalu kedua buah tombak tersebut oleh Kiai Poleng masing - masing diberi nama Naggala dan Alagura. Kiai Poleng berpesan bahwa Nanggala adalah senjata yang sangat ampuh dan bisa dibawa untuk berperang, sedangkan Alagura supaya disimpan dirumah untuk keselamatan.